FKes Universitas Almuslim Sosialisasikan Instrumen Akreditasi LAM-PTKes 8 Kriteria kepada Unit Kerja

Bireuen, 6 Oktober 2026 — Fakultas Kesehatan (FKes) Universitas Almuslim melaksanakan kegiatan Sosialisasi Instrumen Akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) 8 Kriteria kepada unit kerja di lingkungan Universitas Almuslim. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Kesehatan Universitas Almuslim dan diikuti oleh unsur pimpinan serta unit kerja terkait.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen Fakultas Kesehatan dalam memperkuat budaya mutu, meningkatkan kesiapan akreditasi, serta membangun sinergi antarunit dalam pemenuhan standar akreditasi LAM-PTKes.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kesehatan Siti Rahmah, SST., M.Kes menekankan bahwa akreditasi bukan hanya menjadi tanggung jawab program studi, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh unit kerja di lingkungan universitas.

“Akreditasi merupakan bagian dari proses peningkatan mutu yang harus dilakukan secara bersama-sama. Setiap unit kerja memiliki peran dalam menyediakan data, dokumen, dan eviden yang diperlukan. Karena itu, diperlukan komitmen, koordinasi, dan kolaborasi agar seluruh proses berjalan secara sistematis dan berkelanjutan,” ujar Dekan FKes.

Tujuan Kegiatan

Sosialisasi ini bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan pemahaman unit kerja terhadap Instrumen Akreditasi LAM-PTKes 8 Kriteria.
  2. Menyamakan persepsi mengenai indikator, standar, data, dan eviden yang diperlukan dalam proses akreditasi.
  3. Mengidentifikasi peran dan tanggung jawab masing-masing unit kerja dalam mendukung pemenuhan instrumen akreditasi.
  4. Memperkuat koordinasi antara Fakultas Kesehatan, program studi, Badan Penjaminan Mutu (BPM), LPPM, dan unit kerja terkait.
  5. Memastikan ketersediaan data dan dokumen akreditasi yang valid, mutakhir, konsisten, dan terdokumentasi.
  6. Mengintegrasikan proses akreditasi dengan pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui siklus PPEPP.
  7. Mendorong terwujudnya budaya mutu yang berkelanjutan dalam penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi.

Keterlibatan BPM dan LPPM

Kegiatan ini turut melibatkan Badan Penjaminan Mutu (BPM) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) sebagai unit strategis dalam pemenuhan instrumen akreditasi.

BPM berperan dalam memberikan penguatan terkait sistem penjaminan mutu internal, pelaksanaan siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP), serta keterkaitan antara hasil evaluasi mutu dengan peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan.

Sementara itu, LPPM memberikan dukungan terhadap pemenuhan data dan eviden pada aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk kinerja dosen, publikasi, luaran penelitian, rekognisi, serta dampak kegiatan penelitian dan PkM.

Dalam kegiatan tersebut, Fakultas Kesehatan memaparkan substansi 8 Kriteria Instrumen Akreditasi LAM-PTKes dan melakukan pemetaan terhadap kebutuhan data serta eviden yang harus disiapkan oleh masing-masing unit kerja.

Hasil Kegiatan

Hasil yang diharapkan dan diperoleh dari kegiatan sosialisasi ini antara lain:

  • Terbangunnya kesamaan pemahaman unit kerja terhadap Instrumen Akreditasi LAM-PTKes 8 Kriteria.
  • Teridentifikasinya data dan eviden yang menjadi tanggung jawab masing-masing unit kerja.
  • Terpetakannya kebutuhan dokumen pendukung untuk proses penyusunan LED dan LKPS.
  • Meningkatnya koordinasi antara FKes, program studi, BPM, LPPM, dan unit kerja terkait.
  • Teridentifikasinya berbagai kesenjangan (gap) yang masih perlu diperbaiki dalam pemenuhan standar akreditasi.
  • Tersusunnya langkah tindak lanjut untuk melengkapi, memperbarui, dan menguatkan eviden akreditasi.
  • Semakin kuatnya integrasi antara proses akreditasi dengan SPMI dan siklus PPEPP.
  • Terbangunnya komitmen bersama untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketua Gugus Kendali Mutu (GKM) Fakultas Kesehatan, Agustina, S.SiT., MKM, menyampaikan bahwa keterlibatan lintas unit menjadi kunci dalam mempersiapkan akreditasi secara optimal.

“Program studi tidak dapat berjalan sendiri dalam memenuhi instrumen akreditasi. Banyak data dan eviden yang bersumber dari unit kerja lain. Oleh karena itu, sinergi antara FKes, program studi, BPM, LPPM, dan unit terkait sangat diperlukan untuk memastikan seluruh indikator dapat dipenuhi dengan bukti yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.”

Melalui kegiatan ini, Fakultas Kesehatan Universitas Almuslim berkomitmen untuk terus memperkuat budaya mutu, tata kelola, dan sistem penjaminan mutu yang berkelanjutan. Sosialisasi ini juga menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan program studi di lingkungan FKes menghadapi proses akreditasi LAM-PTKes.

Dengan adanya pemahaman dan komitmen bersama dari seluruh unit kerja, diharapkan proses persiapan akreditasi dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berbasis data sehingga mampu mendukung pencapaian akreditasi unggul bagi program studi di lingkungan Fakultas Kesehatan Universitas Almuslim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *